Bunga-bunga Itu Mekar January 10, 2009
Posted by merenung in Serba-serbi, Umum.Tags: bunga, wijayakusuma
trackback

Wijayakusuma 1
Bagai menunggu kami datang dari liburan ke Cisarua, malam itu kami disambut oleh mekarnya 8 kuntum bunga Wijayakusuma. Semula kuncupnya berjumlah 10 buah, 2 diantaranya gugur sebelum berkebang (kayak lagu). Jumlah yang cukup banyak. Bunga yang puncakĀ mekarnya pada jam 24:00 dan hanya beberapa saat ini, mengingatkan aku pada Abah beberapa waktu lalu.

Wijayakusuma 2
Walau badan capek dan mata yang sudah mengantuk, aku dan istriku duduk di teras samping menunggu puncak mekarnya. Kami ingin membalas keindahan yang diperlihatkan kepada kami dengan perhatian. Toh, besok pagi mereka sudah akan layu dan kering.

Wijayakusuma 3

Wijayakusuma 4
Begitulah alam yang fana ini. Setelah puncak terlewati, maka semua akan menuju kepada kebinasaan. Layu lalu jatuh mati. Tetapi kenangan keindahan itu tetap abadi.

Wijayakusuma 5
Betapa ALLAH menciptakan alam ini dengan keindahan yang sempurna.

pak nurwan, bunga wijayakusuma banyak kali , dan sudah termasuk bunga yang langka pak. boleh kah daku mendapatkan anakkanya pak ?
wassalam wr wb
boleh, nanti aku tanya sama istri gimana “nganakin”-nya ya. biasanya memang perempuan yang lebih mengerti.
wassalamu ‘alaikum warahmatuLLAHi wabarakatuh