jump to navigation

راض / Ridha June 19, 2010

Posted by merenung in Jum'at, Kehidupan, Umum.
Tags: ,
trackback

راض

Pleased

Ridha

Penasaran dengan arti kata “راض / ridha“, Google menterjemahkan kata tersebut dalam Bahasa Indonesia dengan kata “puas“.

Contoh pada Surah Al Bayyinah 98:8;

Terjemahan

Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah syurga ‘Adn yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadaNya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

Sahih International

Their reward with Allah will be gardens of perpetual residence beneath which rivers flow, wherein they will abide forever, Allah being pleased with them and they with Him. That is for whoever has feared his Lord.

Tafsir al-Jalalayn

Their reward with their Lord will be Gardens of Eden, as a residence, underneath which rivers flow, wherein they shall abide forever. God is pleased with them, because of [their] obedience of Him, and they are pleased with Him, because of His reward. That is [the reward] for him who fears his Lord, [for him] who fears His punishment and hence desists from disobeying Him, exalted be He.

Kebanyakan terjemahan Al Qur’an dalam Bahasa Indonesia hanya mempergunakan kata “ridha“, dan tidak menggantinya dengan kata “senang” atau “puas” atau “senang hati“. Entah apa alasannya kata “ridha” tidak diterjemahkan seperti itu.

Mungkin saja, kata “puas” atau “senang” atau “senang hati” tidak menunjukkan “ganjaran” (reward). Pada contoh ayat diatas (atau ayat-ayat lain yang aku baca), kata ridha ini selalu terkait dengan ganjaran (balasan / reward). Mungkin ganjaran (balasan) atas ridha ALLAH itu yang aku kenal dalam Bahasa Indonesia sebagai “pahala.

Jadi rasanya, bagiku tidak ada “ridha” tanpa “ganjaran / reward”. Ganjaran/ reward dari ALLAH aku pahami (diterjemahkan) sebagai “pahala”. Sehingga, menurutku, mencari “ridha ALLAH” itu sama dan sebangun dengan mencari pahala. Berharap ridha ALLAH sama dengan berharap pahala.

Apakah ada berharap ridha ALLAH tanpa perlu berharap pahala? Seperti berharap amal ibadah diterima tanpa perlu berharap syurga?

Semoga ALLAH ridha dan mengampuni kekhilafan aku yang fakir ini.

Wa ALLAH a’lam bish shawab.
About these ads

Comments»

1. Herizal Alwi - December 15, 2011

Amien

===========

Terima kasih sudah mampir dan memberikan komentar


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: