jump to navigation

Obat Cina – Angong Niuhuang Wan January 30, 2008

Posted by merenung in Kesehatan.
Tags:
trackback

Awal Januari lalu, seperti kebiasaan selama ini, hari Senin aku puasa. Badan agak terasa lemas dan kepala pening pagi itu, aku minta tolong teman untuk dipijat ditengkuk. Siang hari, ba’da dzuhur harus berangkat untuk ikut RUPS Tahunan anak perusahaan yang agak tertunda, salah satunya untuk mengesahkan anggaran 2008. Agak terpaksa karena harus duduk di bagian pemegang saham, dari awal sudah melihat-lihat terus ke langit-langit tempat AC palfon menyemburkan angin dingin tepat ke arah kepala sambil berfikir, “Alamat tambah pening deh”. Apalagi ruang yang luas itu hanya diisi beberapa orang saja. Rapatnya sendiri berjalan biasa saja dan tidak terlalu membuat pusing. Tetapi karena tengah berpuasa dan sedang pening, ditambah semburan angin dingin AC diatas kepala, tentu saja tengkuk bertambah pegal dan menambah pening kepala. “Masuk angin”, pikirku.

Memang sadar bahwa agak sedikit dzolim terhadap diri sendiri, karena beberapa hari sebelumnya sudah dijalani dengan kurang seimbang. Sebelum libur Natal dan akhir tahun, sempat begadang tidak tidur lebih dari 24 jam. Memang kerja dikantor dengan target sebelum libur panjang, karena biasanya kantor afiliasi yang ada di negri kangguru orang-orangnya akan libur sampai pertengahan Januari. Agak memaksakan diri. Libur panjang akhir tahun, diisi dengan aktifitas “nukang” dan ngisi apartemen mungil. Berangkat dari rumah pagi hari, belanja perkakas dan lain-lain, terus nukang dan pulang malam hari. Asyik juga sih. Belum lagi tidur dini hari pas tahun baru, walaupun tidak ada acara khusus kecuali makan bersama dengan keluarga di rumah adik dan lihat dari kejauhan para tetangga menyalakan kembang api bersahut-sahutan. Agak kontras memang, sementara yang lain prihatin dan mengadakan zikir bersama, sebagian lainnya membakar kembang api yang hanya bisa dinikmati beberapa menit saja. Intinya akhir tahun yang kurang sehat.

Pulang dari acara rapat, naik taksi dengan kawan untuk kembali ke kantor sekitar jam 4 sore. Dengan tengkuk pegal dan kepala masih tetap pening aku sandarkan kepalaku di tempat duduk belakang sambil mencoba mengistirahatkan pikiran. Setengah perjalanan yang agak macet, karena memang jam pulang kantor, aku mulai merasakan kesemutan dari tengkuk sampai tulang ekor. Walau AC mobil sepertinya cukup dingin, tapi badan terasa panas dan agak berkeringat, mungkin juga karena menahan pening kepala. Tiba-tiba ada perasahan berbeda yang menjalar di tengkuk dan anehnya kepala dan tengkuk menjadi enteng. Peningnya berkurang bahkah bisa dikatakan hilang. Waktu mencoba mengankat tangan kanan, ternyata tangan terasa lemas. Juga kaki sebelah kanan. Mencoba mengusap wajah sebelah kanan, terasa ada strum menyengat diwajah.

Sedikit menenangkan diri, saya coba tanya ke teman di sebelah, “Kenapa ya, tangan saya kebas seperti kesemutan dan lemas? Apa muka saya pucat?” sambil aku gerak-gerakkan tangan dan kaki kanan. “Pucat pak, jangan terlalu dipikirkan. Apa ini langsung pulang saja?”, ternyata belakangan mengaku juga bahwa ada perasaan takut pada saat itu. Singkat cerita, turun taksi dipapah, dengan agak menyeret kaki kanan berjalan masuk ke kantor.

Malam itu saya dibawa ke pijat refleksi (kebetulan sudah kenal sejak jaman SMA dulu) dan diberi obat. Seperti biasa, obat dibungkus bola lilin sebesar kelereng besar, isinya dodol sebesar kelereng untuk disedu dengan air mendidih. Kalau dibaca huruf latin-nya Tong Ren Tang, sepertinya obat untuk heat stroke dan sejenisnya. AlhamduliLLAH, ces pleng…….

Masih rutin sampai sekarang pijat refleksi, alhamduliLLAH, hanya karena kemurahan ALLAH SWT, saat ini badan cukup bugar. Tadi pagi jalan treadmill 30 menit dan keluar keringat cukup banyak. (tengkuk sih kadang masih pegal-pegal)

Merenungkan kejadian tangan dan kaki lemas seperti itu ngeri rasanya. Semoga menjadi pelajaran yang berharga dan lebih berhati-hati menjaga kesehatan. Apalagi umur sudah tidak lagi muda. Tubuhpun akan protes kalau di-dzolimi.

Terima kasih ya ALLAH, Engkau berikan aku kesempatan untuk memperbaiki sikap yang selama ini berbuat tidak seimbang dan adil terhadap tubuhku. Kuatkan aku ya ALLAH, agar aku selalu dapat berusaha menjaga amanah yang engkau titipkan kepadaku. Amin.

Angong Niuhuang Wan

Comments»

1. Surya - March 12, 2010

Apakah obat ini aman untuk dikonsumsi? Berapa harganya?

===========>

Menurut info yg saya dapat, obat ini cukup keras dan manjur, beberapa rekan rutin meminumnya setahun satu kali saja. Saya sendiri sudah menghentikannya. Ada dosis tersendiri untuk orang pasca operasi atau yang berhubungan dengan masalah dengan syaraf dsb. Sebaiknya langsung bertanya kepada sinshe atau terapist alternatif agar ada referensi yang lebih memadai.

2. dita - May 16, 2010

papa saya mendapat serangan stroke kira2 6 bulan yang lalu,kira2 sudah hampir sbulan ini rutin minum angkung 2 hari sekali satu butir,kira2 perlu berapa lama lagi untuk tetap mengkonsumsi obat ini,apakah jika penggunaannya agak di kurangi lbih baik atau tidak,karena skarang papa saya sudah mulai bisa berjalan kembali walau masih menggunakan alat bantu (tongkat).
terimakasih

================

Ma’af, saya sendiri awam.
Saran saya, konsultasikan kepada yg menyarankan.

Tetapi, mengingat stroke adalah akibat, maka hemat saya, selama penyebabnya sudah teratasi dan dapat dikendalikan (misalnya tekanan darah normal, gula darah normal, kekentalan darah normal, dst, walaupun dengan bantuan obat), maka dosis bisa dikurangi bertahap, misalnya menjadi empat hari sekali selama sebulan dua bulan. Kemudian menjadi seminggu sekali dst.

Semoga papa nya semakin sehat dan segera pulih.

Terima kasih.

3. Chy - November 22, 2011

Bagaimana dengan penderita epilepsi ?
Apakah aman mengkonsumsi obat ini ?
Dan, apakah anda mengetahui obat untuk penyakit ini ? ?

==================
terima kasih pertanyaannya.
mohon ma’af saya belum punya informasi tentang hal itu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: