jump to navigation

Duri Ikan Bandeng March 3, 2008

Posted by merenung in Simple.
trackback

Almarhum Eyang Kakung-ku pernah mengajari aku. Saat itu aku baru berumur enam tahun. Sambil menyuapiku, Eyang-ku berkata dengan dalam;

“Kowe ngerti iwak sing paling enak iku iwak bandeng”  (Mengertikah kamu kalau ikan yang paling enak itu ikan bandeng)

Sambil menggeleng, aku menjawab; “Sebab-pe opo Eyang?” (Sebab kenapa Eyang?)

“Amergo akeh ri ne” (Karena banyak duri-nya)

“Iwak iku nek luwih akeh ri ne, mesti luwih enak. Koyo wong urip, ojo nggolek penake wae. Luwih abot lan angel mesti mengko dadine luwih kepenak” (Ikan itu kalau lebih banyak durinya, pasti lebih enak. Seperti orang hidup, jangan cari yang enak-enak. Lebih berat dan sulit pasti akan menjadikan kita lebih nyaman / enak)

Berpuluh tahun kemudian barulah kata-kata yang disampaikan oleh  Eyang-ku, Soehirman Tjokroseputro baru aku pahami. Terima kasih,  Eyang telah membekali aku dengan suatu nilai kehidupan.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: