jump to navigation

Keuntungan atau Keserakahan December 26, 2008

Posted by merenung in Jum'at, Umum.
Tags: ,
trackback

minyak_jatuh

Jika membaca berita tentang kenaikan dan penurunan harga minyak dunia USD 133 sampai USD 33 per barel, sampat juga terpikir apakah ini sekedar bentuk mengambil keuntungan ataukah bentuk keserakahan. Perniagaan yang digambarkan dalam beberapa ayat Qur’an, seolah tidak tercerminkan dalam laku dunia.

albaqarah245
Al-Baqarah (2): 245;
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

faathir29
Fathir (35): 29;
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,

albaqarah261
Al-Baqarah (2): 261;
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Perbedaan harga sedemikian tajam dalam satu tahun hingga lebih dari USD 100 per barel memang membuat kalang kabut para penghasil minyak. Sekaligus ini juga menunjukkan seberapa besar keuntungan yang mereka nikmati. Lalu kemana dan untuk apakah keuntungan itu? Apakah mereka belanjakan untuk perniagaan sebagaimana Qur’an perintahkan? Pasar menjelma menjadi agama baru.Perniagaan dengan ALLAH dicampakkan untuk menggapai perniagaan penuh kenikmatan dan memuaskan keserakahan.

chart
Manakala harga minyak sedemikian jatuh, sementara pemerintah seakan enggan bersegera menurunkan harga minyak dalam negeri. Bagaikan telah lupa bagaimana mereka bersegera menaikkannya saat harga minyak dunia meroket tajam. Apakah ini bentuk dari pengambilan keuntungan atau sekedar wujud keserakahan belaka. Sesak dada rakyat kecil menunggu harga minyak yang disesuaikan dengan perhitungan politik, sementara gelombang PHK mulai mendekat.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: